Kamis, 24 Maret 2011

Renungan Kisah Seorang Ibu Bermata Satu

Read more »

Kisah 2 Orang Salesman

Joko dan Edi sama-sama diterima di sebuah perusahaan FMCG sebagai salesman.
Mereka berdua bekerja keras. Satu tahun kemudian bos Chandra mengangkat Edi menjadi Sales Supervisor sedangkan Joko tetap saja menjadi Salesman.
Suatu hari Joko tidak tahan lagi dan mengajukan pengunduran dirinya kepada bos Chandra.
Alasan Joko perusahaan ini tidak memperhatikan orang yang bekerja keras, hanya orang yang pandai menjilat bos saja yang bisa naik.
Bos Chandra tau bahwa Joko pekerja keras tetapi untuk menyadarkan Joko apa beda dia dengan Edi maka ia memberikan satu tugas kepada Joko.Ia meminta Joko untuk menemukan seorang pedagang semangka di pasar dekat kantor.
Saat Joko kembali, bos Chandra bertanya: “Sudah kau temukan Jok?”
“Sudah pak” jawab Joko.
“Berapa harga semangkanya?” tanya Bos Chandra.
Joko pun kemudian pergi ke pasar lagi untuk menanyakan harga semangka lalu kembali menghadap bos Chandra dan berkata: “Rp 1000 per kg pak.”
Bos Chandra berkata kepada Joko bahwa sekarang dia akan memberi perintah yang sama kepada Edi.
Edi ke pasar dan setelah kembali menghadap ke bos Chandra.Edi lapor kepada bos Chandra:
“Di pasar hanya ada 1 pedagang semangka, harga semangka Rp 1000 per kg, kalau beli 100 kg hanya Rp 800 per kg nya,- ia mempunyai stok 324 biji, yang 32 dipajang di counternya.
Semangka didatangkan dari Indramayu 2 hari yang lalu, warnanya hijau segar dan isinya merah jingga, kualitasnya bagus.”
Joko sangat terkesan dengan laporan Edi dan tmemutuskan untuk tidak jadi mengundurkan diri tetapi akan belajar lebih banyak dari Edi.
Bekerja lebih keras saja tidak cukup. Seorang yang lebih sukses meneliti lebih banyak, Berpikir lebih banyak dan Mengerti lebih mendalam.
Untuk alasan yang sama seorang yang lebih sukses melihat beberapa tahun ke depan sedangkan anda hanya melihat esok hari saja.
Perbedaan antara 1 hari dan 1 tahun adalah 365 kali lipat. How could you win? Semoga memberi inspirasi untuk anda Agar Bisa menjadi lebih Sukses

Read more »




Tampilan Firefox 4
Setelah 8 bulan dari rilis versi Beta 1 (6 july 2010), akhirnya Firefox versi 4 telah dirilis secara resmi. Saat ini, jumlah download setelah rilis browser keluaran mozilla ini sudah lebih dari 4.7juta download, jumlah ini terus naik tiap menitnya. Rata - rata download per-menit menyentuh angka 3000an, statistik download firefox ini dapat dilihat di http://glow.mozilla.

Firefox versi 4 ini membawa perubahan cukup banyak dari versi sebelumnya, terutama dari segi tampilan yang pertama kali dirasakan oleh pengguna. Ada beberapa perubahan di Firefox versi terbaru ini, berikut ulasan Okezone, mengenai perubahan peramban 'Si Rubah Api' Ini.

Keunggulan
Poin pertama adalah tab diletakkan dipaling atas, tombol - tombol menu digabung jadi satu (di versi terdahulu : File, Edit, Tools, etc), kemudian bookmark yang dulu ada di toolbar sekarang jadi button, tombol reload dan stop digabung jadi satu, yang terakhir home button yang dipindahkan di sebelah search field.

Fitur baru yang cukup menarik adalah Group Tabs, fitur ini memungkinkan anda mengelompokkan tab-tab anda ke dalam grup-grup. Fitur ini dapat diakses dengan meng-klik tombol Group tabs di sebelah minimize button, atau dengan menekan shorcut Ctrl + Shift + E. 

Untuk meng-create group baru cukup block area, dan kemudian tinggal mengelompokkan tab dengan drag tab ke dalam grup tertentu.

Poin kedua, tampilan antar muka Firefox 4 ini juga meningkatkan performanya. Firefox 4 meningkatkan kecepatan saat pengguna membuka browser, mempercepat rendering halaman web dan load javascript lebih cepat dengan javascript engine barunya yang diberi nama JägerMonkey. 

Di versi baru ini Firefox terdapat fitur Crash protection, jika ada plugin, misal Adobe Flash, Apple QuickTime, Microsoft Silverlight yang freeze atau crash, hal ini tidak akan mempengaruhi browser. Firefox 4 ini juga sudah mensupport HTML 5, HTML tag <video> sudah dapat dijalankan, demikian juga dengan tag HTML 5 lainnya.

Kekurangan
Hanya saja ada beberapa add-ons yang versi terbarunya belum kompatibel dengan Firefox 4 ini, misalnya service social bookmarking, Delicious Bookmarks 2.1.106. RealPlayer Browser Record Plugin 1.0 dan NoScript 2.0.9.9 add-ons yang cukup popular juga tidak compatible. Bagi web developer tidak perlu khawatir, karena add-ons "wajib" seperti FireBug, Web Developer, User Agent Switcher atau YSlow berjalan dengan baik. 

Kekurangan kecil lain adalah pengguna tidak bisa select address bar langsung dengan menekan tombol F6 (di versi 3.6 bisa), bagi pengguna yang terbiasa jarang menggunakan mouse hal kecil ini cukup menggangu.
Secara keseluruhan, Firefox 4 ini cukup mumpuni untuk bersaing dengan beberapa browser lainnya. Namun salah satu keunggulan dari browser ini adalah, masih didukungnya platform Windows XP, yang justu telah ditinggalkan oleh Microsoft sendiri, melalui Internet Explorer. (Hadi Ariawan/Okezone).
(tyo)
Read more »



Sandy Bridge (Foto: Google image)
JAKARTA - Setelah diperkenalkan secara global pada Consumer Electronics Show (CES) 2011 di Las Vegas awal tahun ini. Prosesor generasi terbaru Intel Core, yang dikenal dengan kode Sandy Bridge akhirnya diluncurkan di Indonesia.

Intel menghadirkan keistimewaan pada Sandy Bridge melalui beberapa fitur anyar seperti prosesor grafis yang terintegrasi dalam chip prosesor, Intel QUICK SYNC Video, Intel HD Graphic, Intel Wireless Display 2.0 dan sebagainya.

Melalui Sandy Bridge, pelanggan bisa menikmati performa prosesor yang jauh lebih cepat serta kualitas grafis yang memuaskan. Selain itu pelanggan juga bisa menikmati keunggulan lain Sandy Bridge berupa wireless sharing dan pengalaman tiga dimensi yang impresif.

Prosesor generasi kedua ini dibuat melalui proses manufaktur 32 nanometer dari Intel yang lebih hemat energi dan lebih terjangkau harganya. Sejumlah vendor lokal dan multinasional seperti Asus, Acer, Dell, Hewlett-Packard (HP), Lenovo, Toshiba dan Samsung sudah menyatakan siap menghadirkan prosesor ini di komputer mereka.

"Keluarga besar generasi Intel Core merupakan teknologi terbesar bagi Intel tahun ini. Kehadiran prosesor ini memungkinkan kinerja virtual yang lebih pintar dan adaptatif daripada generasi sebelumnya," ungkap chief representative Intel Indonesia Santhosh Viswanathan pada acara peluncuran di fx Lifestyle, Jakarta, Kamis (24/3/2011).

Lebih lanjut, Santhosh juga mengemukakan bahwa Intel tidak memasang target muluk dalam pengapalan Intel Core di Indonesia tahun ini.

"Tahun lalu, pengapalan prosesor Intel untuk PC di Indonesia mencapai pertumbuhan 30 persen. Kami berharap setidaknya tahun ini bisa mencapai angka yang sama," pungkasnya.

Intel sendiri baru akan mulai memasarkan Sandy Bridge di Indonesia akhir Maret nanti.
(van)
Read more »

 
Powered by Blogger